Pasar Aset Dunia Nyata (RWA) di Stellar Melonjak Empat Kali Lipat Mendekati US$4 Miliar

Afin Hafizh
Afin Hafizh August 31, 2026
Updated 2026/08/31 at 5:05 AM

Jakarta, ICrypto.co.id – Ekosistem tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets / RWA) di jaringan Stellar mengalami pertumbuhan luar biasa pada 2026. Menurut data dashboard Dune Analytics yang dikelola Stellar, nilai total pasar RWA di blockchain ini meroket sekitar 360% dari US$868,8 juta di akhir 2025 menjadi hampir US$4 miliar per Agustus 2026.

Poin Utama

  • Kapitalisasi pasar RWA di Stellar mencapai US$3,996 miliar per 29 Agustus 2026.
  • Tokenisasi mencakup obligasi pemerintah AS, kredit privat & publik, utang pemerintah non-AS, dan kelas aset lainnya.
  • Pasar terkonsentrasi pada lima penerbit utama: Spiko, Realiz, Tradable, Franklin Templeton, dan Ondo.
  • Stellar mendominasi utang pemerintah non-AS dengan nilai sekitar US$490 juta, termasuk obligasi Meksiko (CETES) dan Brasil.
  • Adopsi institusional makin masif: DTCC dan Tradable berencana membawa miliaran dolar aset ke jaringan ini.
  • Meski ekosistem RWA meledak, token asli XLM justru turun ~11% year-to-date ke level US$0,18.

Lanskap Tokenisasi di Stellar

Pasar RWA di Stellar saat ini didominasi oleh Spiko yang mengelola US$1,55 miliar, diikuti Realiz (US$559 juta), Tradable (US$548 juta), Franklin Templeton (US$546 juta), dan Ondo (US$535 juta). Konsentrasi ini menunjukkan bahwa meski jumlah penerbit masih terbatas, volume yang mereka bawa sangat signifikan bagi ekosistem.

Adopsi Institusional Makin Masif

Beberapa langkah besar dari pelaku keuangan institusional memperkuat posisi Stellar sebagai jaringan pilihan untuk tokenisasi:

  • DTCC (Depository Trust & Clearing Corporation) mengumumkan rencana menghubungkan layanan tokenisasinya ke Stellar pada Mei 2026. Aset tokenisasi DTC—termasuk obligasi pemerintah AS, ETF indeks besar, dan saham Russell 1000—diproyeksikan tersedia di jaringan ini pada paruh pertama 2027.
  • Tradable pada Juli 2026 mengumumkan rencana membawa hingga US$1 miliar aset kredit privat ke Stellar, menambah US$1,7 miliar yang telah ditokenisasi sebelumnya di hampir 30 posisi.
  • MoneyGram meluncurkan stablecoin MGUSD di Stellar pada Juni 2026, memungkinkan pengguna menyimpan saldo berdenominasi dolar AS dan memindahkan dana melalui jaringan pembayaran globalnya.

Paradoks: RWA Meledak, XLM Melemah

Ironisnya, meski adopsi institusional dan nilai RWA di Stellar melonjak, token asli XLM justru terkoreksi sekitar 11% sejak awal tahun dan diperdagangkan di kisaran US$0,18. Fenomena ini menunjukkan bahwa pertumbuhan fundamental ekosistem belum tentu langsung terefleksi pada harga token—seringkali pasar crypto lebih responsif terhadap sentimen makro, likuiditas global, dan dinamika spekulatif jangka pendek.

Analisis: Apa Artinya bagi Pasar Crypto?

Ledakan RWA di Stellar adalah sinyal kuat bahwa tokenisasi aset tradisional di blockchain bukan lagi sekadar konsep—melainkan realitas dengan volume miliaran dolar. Integrasi DTCC secara khusus menjadi tonggak penting karena DTCC menangani triliunan dolar transaksi pasar keuangan AS setiap harinya.

Bagi investor, perkembangan ini menegaskan tren jangka panjang: blockchain berbasis kepatuhan dan efisiensi—bukan hanya spekulasi—akan menarik aliran modal institusional terbesar. Namun, pasar juga perlu waspada: ketergantungan pada segelintir penerbit besar membuat ekosistem rentan terhadap risiko konsentrasi. Jika salah satu penerbit utama mengalami masalah, dampaknya bisa signifikan bagi total nilai terkunci di jaringan.

Disclaimer

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi semata. Bukan merupakan saran investasi, rekomendasi jual/beli, atau panduan keuangan. Harga aset crypto sangat volatil. Lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Penulis dan Portal Indonesia Crypto Media tidak bertanggung jawab atas kerugian akibat penggunaan informasi dalam artikel ini.

Share this Article
en_USEnglish