Bitcoin Tembus 64 Ribu Dolar AS Meski Strategy Jual BTC Senilai 216 Juta Dolar: Apakah Bull Run Dimulai?

icrypto
icrypto July 8, 2026
Updated 2026/07/08 at 4:27 AM

Bitcoin (BTC) berhasil membalikkan momentum negatif dan kembali menembus level 64 ribu dolar AS pada hari Selasa (7 Juli 2026), meskipun sempat terkoreksi akibat kabar penjualan besar-besaran oleh perusahaan treasury kripto Strategy. Penjualan 3.588 BTC senilai 216 juta dolar AS oleh Strategy sempat memicu kekhawatiran di kalangan investor, namun pasar dengan cepat menyerap tekanan jual tersebut.

Rebound ini menunjukkan bahwa sentimen bullish masih mendominasi pasar. Menurut data dari Cointelegraph, Bitcoin berhasil naik dari level 60.400 dolar AS — yang kini dianggap sebagai zona dukungan terpenting — dan menutup perdagangan di atas 64 ribu dolar AS. Hal ini membuka peluang BTC untuk menguji resistensi selanjutnya di kisaran 65.000 hingga 68.000 dolar AS dalam beberapa hari ke depan.

Poin Utama

  • Strategy menjual 3.588 BTC senilai 216 juta dolar AS untuk mendanai pembayaran dividen perusahaan, namun cadangan Bitcoin mereka masih tetap sebesar 2,55 miliar dolar AS.
  • Harga Bitcoin rebound ke atas 64 ribu dolar AS setelah sempat turun hingga empat persen akibat tekanan jual dari Strategy.
  • Analis Bernstein mempertahankan target harga Bitcoin di 150 ribu dolar AS pada akhir tahun 2026, menegaskan bahwa fundamental BTC tetap kuat.
  • Funding rate Bitcoin melonjak hingga sembilan persen, menandakan bahwa para trader masih sangat optimistis terhadap pergerakan harga ke depan.
  • Penjualan Strategy justru dianggap bullish oleh sebagian analis karena mengurangi over-leverage di pasar.

Apa yang Terjadi dengan Penjualan Strategy?

Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, mengumumkan bahwa mereka telah menjual sebagian kecil dari cadangan Bitcoin mereka untuk memenuhi kewajiban dividen. Meskipun ini merupakan salah satu penjualan BTC pertama dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang diketuai Michael Saylor ini masih memegang cadangan Bitcoin senilai lebih dari 2,55 miliar dolar AS.

Menariknya, pasar menanggapi penjualan tersebut dengan tenang. Beberapa analis justru melihat ini sebagai sinyal positif karena penjualan korporasi besar seringkali menciptakan titik masuk yang lebih sehat bagi investor jangka panjang. Selain itu, penjualan ini membuktikan bahwa pasar Bitcoin telah cukup matang untuk menyerap tekanan jual dalam jumlah besar tanpa mengalami koreksi berkepanjangan.

Dampak ke Pasar Bitcoin

Koreksi harga sementara akibat penjualan Strategy menunjukkan volatilitas yang masih melekat dalam pasar Bitcoin. Namun, pemulihan cepat ke level 64 ribu dolar AS menandakan adanya permintaan yang kuat di zona harga bawah. Data on-chain menunjukkan bahwa dompet besar atau “whales” terus mengakumulasi BTC selama periode koreksi, menegaskan kepercayaan institusional terhadap aset digital terbesar ini.

Di sisi lain, funding rate yang melonjak ke sembilan persen menunjukkan bahwa banyak trader menggunakan leverage tinggi untuk membuka posisi long. Meskipun ini bisa menjadi pemicu koreksi singkat jika harga turun, secara historis, periode dengan funding rate tinggi seringkali berkorelasi dengan fase bullish yang sedang berlangsung.

Analisis Teknis BTC

Dari perspektif teknis, zona 60.400 dolar AS kini menjadi area dukungan paling krusial bagi Bitcoin. John Bollinger, pencipta Bollinger Bands, menyatakan bahwa chart Bitcoin menunjukkan potensi pelepasan besar (breakout) dari level saat ini. Selama Bitcoin mampu mempertahankan posisi di atas 60 ribu dolar AS, potensi kenaikan menuju 65.000 dan 68.000 dolar AS tetap terbuka lebar.

Manajer kekayaan Bernstein juga mempertahankan target harga Bitcoin di 150 ribu dolar AS pada akhir tahun 2026. Proyeksi ini didasarkan pada adopsi institusional yang semakin meningkat, ekspektasi regulasi yang lebih jelas di Amerika Serikat, serta ketidakpastian ekonomi global yang mendorong investor mencari aset alternatif.

Disclaimer

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi saja. Pergerakan harga kripto sangat fluktuatif dan mengandung risiko tinggi. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Portal Indonesia Crypto Media (icrypto.co.id) tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial yang timbul dari keputusan investasi berdasarkan informasi dalam artikel ini.

Share this Article