Ethereum Melesat 3% Didorong Tokenisasi dan Robinhood Chain: Apakah ETH Bisa Tembus $1.800?

icrypto
icrypto July 13, 2026
Updated 2026/07/13 at 3:35 AM

Harga Ethereum (ETH) mengalami kenaikan 3% pada akhir pekan ini, melampaui performa mayoritas pasar crypto. Penguatan ini terjadi di tengah gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dan peluncuran jaringan layer-2 Robinhood Chain yang mulai menarik likuiditas baru ke ekosistem Ethereum. Namun demikian, ETH masih tertahan di bawah level resistance $1.800, menciptakan pertanyaan apakah momentum bullish cukup kuat untuk melanjutkan rally.

Poin Utama

  • Ethereum mendominasi pasar tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dengan pangsa pasar 47%, didukung produk seperti SKY Tether Gold (XAUT) dan Ondo US Dollar Yield (USDY).
  • Robinhood Chain, jaringan layer-2 yang baru diluncurkan, menggunakan ETH sebagai token gas native dan telah menarik $106 juta dalam deposit bridge.
  • Perusahaan treasury BitMine Immersion (BMNR) terus mengakumulasi ETH secara agresif, menambah 198.370 ETH dalam 30 hari terakhir.
  • Metrik onchain menunjukkan stagnasi: pendapatan DApps turun dari $20 juta menjadi $11 juta per minggu, dan alamat aktif menurun dari 5,4 juta menjadi 3,2 juta.
  • Futures perpetual ETH menunjukkan tingkat pendanaan annualized hanya 3%, di bawah ambang netral 6%, mengindikasikan permintaan lemah untuk posisi bullish.

Robinhood Chain dan Gelombang Tokenisasi Perkuat ETH

Peluncuran Robinhood Chain membawa angin segar bagi investor Ethereum. Jaringan layer-2 ini tidak hanya menggunakan ETH sebagai token gas, tetapi juga telah mencatat $106 juta dalam deposit bridge sejak diluncurkan. Platform trading TradFi Robinhood menawarkan saham yang ditokenisasi kepada pelanggan di 120 negara, memperkuat ekosistem yang kompatibel dengan EVM.

Menurut data Rwa.xyz, Ethereum menguasai pasar RWA (real-world assets) dengan pangsa pasar 47%. Sorotan utama termasuk SKY Tether Gold (XAUT), Ondo US Dollar Yield (USDY), dan obligasi pemerintah Franklin Templeton (iBENJI). Sementara itu, perusahaan treasury BitMine Immersion (BMNR) diprediksi terus mengakumulasi ETH setelah Galaxy Digital mencatat penarikan ETH 20.500 senilai $36 juta ke dompet baru yang cocok dengan pola pembelian BitMine. Dalam 30 hari terakhir saja, BitMine menambah 198.370 ETH ke cadangannya, membawa total cadangan perusahaan treasury menjadi $10,3 miliar.

Leon Waidmann, Kepala Riset di Lisk, mencatat bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Total Value Locked (TVL) pada Ethereum mencapai $260 miliar, melampaui kapitalisasi pasar ETH yang berada di $210 miliar. Menurut Waidmann, distorsi ini menandakan bahwa β€œETH dinilai terlalu murah,” karena valuasi relatifnya saat ini lebih rendah dibandingkan pasar bear 2022.

Metrik Onchain dan Derivatif Membatasi Upside

Meskipun adopsi solusi layer-2 Ethereum dan arus masuk institusional terus bertumbuh, metrik onchain menunjukkan stagnasi keseluruhan. Pasar bear 2026 telah merusak permintaan blockchain, sementara blockchain pesaing meraih keuntungan di sektor tertentu, termasuk futures perpetual sintetis dan vault yield otomatis.

Aplikasi terdesentralisasi (DApps) pada Ethereum menghasilkan $11 juta pendapatan mingguan, turun dari $20 juta pada kuartal pertama 2026. Sementara itu, jumlah alamat aktif menurun dari 5,4 juta menjadi 3,2 juta, menurut data DefiLlama.

Lebih lanjut, tingkat pendanaan annualized futures perpetual ETH turun menjadi 3% pada Sabtu, di bawah ambang batas netral 6% yang menandakan permintaan lemah untuk posisi bullish. Data saat ini kontras dengan level puncak 12% dari Jumat, menunjukkan bahwa para bull kurang percaya diri.

Analisis: Sinyal Campuran di Tengah Akumulasi Institusional

Dari perspektif teknis dan fundamental, Ethereum berada di persimpangan. Di satu sisi, dominasi tokenisasi RWA dan peluncuran Robinhood Chain memberikan fondasi kuat untuk permintaan jangka panjang. Akumulasi agresif oleh BitMine Immersion menunjukkan keyakinan institusional yang tinggi pada potensi ETH.

Namun di sisi lain, stagnasi metrik onchain dan tingkat pendanaan futures yang lemah mengindikasikan bahwa partisipasi ritel masih terbatas. Tanpa dukungan volume dan aktivitas jaringan yang meningkat, ETH berisiko menguji kembali level support $1.700 dalam jangka pendek.

Bagi trader Indonesia, perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun fundamental tetap solid, pasar masih dalam fase koreksi bearish. Strategi yang bijaksana adalah memantau level $1.700 sebagai support kunci dan $1.800 sebagai resistance utama sebelum mengambil keputusan trading.

Disclaimer

Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi semata. Setiap keputusan investasi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya. Pastikan untuk melakukan riset mandiri (DYOR β€” Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset crypto. Harga aset digital sangat volatil dan dapat mengalami fluktuasi signifikan dalam waktu singkat.

Sumber referensi: Cointelegraph, data pasar crypto per 12 Juli 2026.

Share this Article