Bitcoin kembali mencetak rekor dengan menembus level $111.000, didorong oleh kombinasi aktivitas institusional dan kebijakan makroekonomi Amerika Serikat. Lonjakan ini tidak hanya menghidupkan kembali optimisme investor, tetapi juga meningkatkan volatilitas di seluruh pasar kripto.
Dorongan dari Institusi Besar
Salah satu pendorong utama adalah langkah MicroStrategy yang menambah kepemilikan Bitcoin senilai $765 juta, sebuah sinyal kuat bahwa kepercayaan institusi terhadap aset digital ini masih tinggi. Bank besar seperti JPMorgan Chase juga memperluas eksposur terhadap kripto, mempertegas peran institusi dalam membentuk arah pasar.
Faktor Politik dan Kebijakan Makro
Peran politik juga tidak kalah signifikan. Tekanan Donald Trump terhadap The Federal Reserve agar menurunkan suku bunga dan menunjuk kandidat yang sejalan dengan kebijakannya turut memengaruhi lonjakan harga. Komentar dovish dari Ketua Fed Jerome Powell sempat mendorong pasar, meski aksi jual besar dari whale kemudian menciptakan gejolak baru.
Dampak ke Pasar Kripto Lain
Kenaikan Bitcoin ke $111.000 memicu volatilitas tinggi, termasuk di pasar Ethereum dan altcoin besar lainnya. Pasar derivatif juga mengalami tekanan, dengan gelombang likuidasi setelah harga melonjak tajam.
Prospek ke Depan
Selain faktor harga, regulasi juga menjadi sorotan. Legislasi terkait stablecoin yang sedang dipertimbangkan berpotensi mengubah lanskap pasar kripto. Pola siklus sebelumnya menunjukkan bahwa setelah fase kenaikan besar, pasar bisa mengalami koreksi. Namun, langkah besar institusi memberi sinyal bahwa Bitcoin masih menjadi magnet utama dalam investasi digital.