Bitcoin Tembus $100.000: Momentum Kuat di Tengah Kondisi Ekonomi Global yang Menguntungkan

dea
dea May 15, 2025
Updated 2025/05/15 at 8:19 AM

Bitcoin resmi menembus angka psikologis $100.000, mencapai level tertinggi terbaru di $105.660—hanya terpaut 3,6% dari rekor sepanjang masa. Lonjakan ini terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang semakin kondusif terhadap aset berisiko.

Kondisi makroekonomi yang menguntungkan telah mendorong aliran modal masuk ke pasar kripto. Dukungan dari metrik on-chain yang kuat juga turut memperkuat reli ini, membangun kembali kepercayaan investor. Kenaikan ini menunjukkan bagaimana Bitcoin semakin terhubung dengan siklus likuiditas global.

Menurut analis pasar Julien Bittel melalui akun X (sebelumnya Twitter), pergerakan pasar saat ini sejalan dengan peningkatan likuiditas global, yang menjadi pendorong utama bagi kenaikan harga Bitcoin. Hal ini menegaskan bahwa Bitcoin kini memainkan peran penting sebagai aset sensitif makro dengan potensi keuntungan asimetris.

Tak hanya Bitcoin, dampak dari lonjakan ini juga mulai terasa di pasar altcoin. Respons positif dari arus institusional dan sentimen investor semakin memperkuat daya tarik aset kripto. Beberapa pakar menyoroti korelasi antara Bitcoin dan pasokan uang global, yang menunjukkan bahwa pergerakan Bitcoin kini semakin mencerminkan dinamika ekonomi dunia.

Dalam laporan terbarunya, Bitfinex Alpha menyatakan bahwa lingkungan saat ini jauh lebih mendukung untuk Bitcoin, terutama di saat pasar saham menjadi lebih rentan terhadap pengetatan likuiditas.

Pengamat kripto seperti Aki secara konsisten membagikan wawasan dan pembaruan pasar melalui kanal “Aki’s Crypto Insights and Updates”, memberikan informasi relevan seputar pergerakan dan prospek kripto.

Dengan kebangkitan harga ini, lanskap keuangan global juga diprediksi mengalami pergeseran signifikan. Para analis memperkirakan potensi kenaikan lanjutan jika kondisi likuiditas tetap mendukung. Secara keseluruhan, kondisi saat ini menyoroti bagaimana Bitcoin semakin terintegrasi dalam pola ekonomi global, sekaligus membuka peluang ketahanan di masa depan yang penuh dinamika.

Share this Article