Era Pencucian Aset Kripto 2 Detik: Hacker Bergerak Lebih Cepat Sebelum Korban Sadar

Afin Hafizh
Afin Hafizh February 12, 2026
Updated 2026/02/12 at 6:17 AM

Hacker kripto kini memindahkan dana curian hanya dalam waktu 2 detik setelah serangan dimulai—seringkali sebelum korban mengumumkan pelanggaran ke publik. Laporan Global Ledger 2025 menganalisis 255 kasus peretasan senilai US$4,04 miliar dan menemukan: 76% kasus dana dipindah sebelum pengumuman publik (naik ke 84,6% di paruh kedua 2025). Hampir setengah dana curian (US$2,01 miliar) mengalir melalui bridge cross-chain, sementara penggunaan mixer seperti Tornado Cash melonjak ke 41,57% kasus. Sekitar 49% aset curian masih belum dibelanjakan—hacker menunda likuidasi untuk hindari deteksi.

Poin Utama

  • Kecepatan transfer awal — Rata-rata hanya 2 detik untuk perpindahan pertama setelah hack.
  • Waktu pencucian keseluruhan — Naik dari 8 hari (awal 2025) menjadi 10,6 hari (paruh kedua 2025) karena pemantauan ketat setelah publikasi kasus.
  • Jalur utama — Bridge cross-chain (49% dana), Tornado Cash (41,57% kasus), pencairan langsung ke exchange turun drastis.
  • Dana belum dibelanjakan — Hampir 49% aset curian masih tersimpan di wallet, menunggu pencucian bertahap.
  • Ethereum dominan — Sumbang US$2,44 miliar kerugian (60,64% total).
  • Pemulihan rendah — Hanya 9,52% dana dibekukan, 6,52% berhasil dikembalikan.

Implikasi Jangka Pendek Hacker kini memanfaatkan “jendela 2 detik” sebelum tim keamanan, exchange, atau analitik blockchain bereaksi. Setelah pengumuman publik, pemantauan meningkat tajam → pelaku pecah dana ke banyak wallet dan jalur cross-chain untuk hindari pelacakan. Ini membuat pemulihan semakin sulit dan lambat.

Outlook 2026 Kecepatan transfer awal yang ekstrem (2 detik) dan waktu pencucian yang lebih lama menunjukkan evolusi taktik hacker: sprint instan di detik pertama, maraton bertahap setelahnya. Jika tidak ada perbaikan koordinasi deteksi real-time di exchange & bridge, kerugian tahunan bisa terus meningkat. Pantau penggunaan bridge & mixer—keduanya jadi indikator utama aktivitas pencucian baru.


Survey Note: Era Pencucian 2 Detik – Evolusi Taktik Hacker Kripto dan Mengapa Pemulihan Semakin Sulit

Laporan Global Ledger 2025 menganalisis 255 kasus peretasan kripto senilai total US$4,04 miliar dan mengungkap perubahan signifikan dalam kecepatan serta metode pencucian dana curian. Temuan paling mencolok: hacker kini bergerak dalam hitungan 2 detik untuk transfer dana pertama setelah eksploitasi berhasil—seringkali sebelum korban atau platform mengumumkan ke publik.

1. Kecepatan Transfer Awal yang Ekstrem

  • 76% kasus secara keseluruhan: dana dipindah sebelum pengumuman publik.
  • 84,6% kasus di paruh kedua 2025: transfer awal terjadi sebelum korban sadar atau mengumumkan.
  • Waktu transfer pertama rata-rata 2 detik setelah hack berhasil.

Ini berarti hacker memanfaatkan “jendela emas” sebelum:

  • Tim keamanan internal bereaksi
  • Exchange membekukan alamat terkait
  • Perusahaan analitik blockchain (Chainalysis, Elliptic, dll.) memberi label alamat curian
  • Komunitas & media mulai melacak transaksi

2. Waktu Pencucian Keseluruhan Makin Lama

Meski sprint awal sangat cepat, proses pencucian penuh justru melambat:

  • Awal 2025: rata-rata 8 hari sampai dana mencapai titik deposit akhir (exchange, mixer, dll.)
  • Paruh kedua 2025: naik menjadi 10,6 hari

Alasan utama: setelah pengumuman publik, pemantauan meningkat tajam → hacker harus pecah dana ke banyak wallet kecil, gunakan bridge cross-chain berlapis, dan tunda likuidasi hingga perhatian mereda.

3. Jalur Pencucian Favorit Saat Ini

  • Bridge cross-chain → jalur dominan, menyalurkan 49% dana curian (~US$2,01 miliar).
    • Contoh kasus Bybit: 94,91% dana curian dialirkan melalui bridge.
  • Tornado Cash → muncul di 41,57% kasus peretasan 2025, penggunaan melonjak tajam di paruh kedua tahun.
  • Pencairan langsung ke exchange terpusat → turun drastis di paruh kedua 2025.
  • DeFi & protokol privasi → penerima dana curian meningkat karena lebih sulit dilacak dibanding CEX.

4. Dana Belum Dibelanjakan: Strategi Tunda Likuidasi

Hampir 49% aset curian masih belum dibelanjakan saat analisis dilakukan. Ini menunjukkan strategi baru:

  • Hacker menahan dana dalam jumlah besar di wallet dingin atau multi-sig.
  • Likuidasi ditunda hingga:
    • Kasus kehilangan perhatian publik
    • Alamat curian tidak lagi diawasi ketat
    • Dibutuhkan waktu untuk pecah dana ke ribuan wallet kecil

Strategi ini efektif menghindari deteksi massal dan blacklisting alamat oleh exchange & analitik blockchain.

5. Dominasi Ethereum dan Skala Kerugian

Ethereum menyumbang US$2,44 miliar kerugian (60,64% dari total US$4,04 miliar dalam 255 kasus). Ini konsisten dengan fakta bahwa sebagian besar protokol DeFi & bridge utama masih berjalan di Ethereum.

Pemulihan dana sangat rendah

  • Hanya 9,52% dana berhasil dibekukan.
  • 6,52% berhasil dikembalikan ke korban.

6. Pelajaran & Outlook 2026

Kecepatan transfer awal yang ekstrem (2 detik) dan waktu pencucian keseluruhan yang lebih lama menunjukkan evolusi taktik hacker:

  • Sprint instan di detik pertama untuk hindari deteksi awal.
  • Maraton bertahap setelahnya untuk hindari pelacakan setelah publikasi kasus.

Jika tidak ada perbaikan signifikan pada:

  • Koordinasi real-time antar exchange & bridge
  • Deteksi otomatis alamat curian dalam hitungan detik
  • Kolaborasi global antara regulator, exchange, dan analitik blockchain

maka kerugian tahunan kemungkinan besar terus meningkat, dan dana curian yang belum dibelanjakan akan terus menumpuk di wallet-wallet tersembunyi.

Kesimpulan Era pencucian kripto kini dihitung dalam detik untuk transfer awal dan hari untuk pencairan akhir. Hacker bergerak lebih cepat dari korban & penegak hukum di tahap pertama, lalu beralih ke strategi lambat & bertahap untuk hindari deteksi. Balapan ini belum selesai—hanya berpindah ke fase baru.

Share this Article